Mengenal jenis - jenis hipertensi.
Hipertensi terbagi menjadi 2 yaitu hipertensi primer, dan hipertensi sekunder. Ini berdasarkan dunia kedokteran. Hipertensi sekunder lebih buruk prognosisnya dibandingkan hipertensi primer dan perlu penanganan secara tepat. Kebanyakan orang tidak mengetahui dirinya terkena hipertensi, apalagi hipertensi primer, namun hipertensi primer sangat mudah diobati.
Tidak sedikit orang yang meremehkan hipertensi atau tekanan darah tinggi, padahal bila kita melihat dari komplikasinya, berapa banyak orang yang berujung pada kematian dari hipertensi ini. Selanjutnya, tinggal bagaimana kita meningkatkan rasa kesadaran publik akan berbahayanya penyakit tekanan darah tinggi.
Melihat klasifikasi tekanan darah
Dilihat dari pengertian hipertensi, maka ditemukan dua istilah yaitu systole dan diastole. Contohnya 130/70 mmHg, yang 130 itu artinya tekanan darah atas kita (sistolik) sedangkan 70 itu adalah tekanan darah bawah kita (diastolik).
Apa kamu tahu bagaimana cara tekanan darah diukur?
Tentu saja dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah, dan hasil dari alat itu adalah 2 angka yang sudah dijelaskan tadi misal 130/80 mmHg. Dan bagian yang paling sering dipakai adalah lengan atas arteri brakialis. Selanjutnya ini adalah klasifikasi dari tekanan darah :
- · Normal Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg
- · Pre-hipertensi 120-139 / 80-89 mmHg
- · Tekanan darah tinggi/hipertensi (tahap 1) 140-159/90-99 mmHg
- · Tekanan darah tinggi/hipertensi (tahap 2) lebih tinggi dari 160/100 mmHg
Resiko yang bisa muncul dari hipertensi
Menurut studi penelitian dan kenyataan berdasarkan epidemiologi, risiko kematian serangan jantung (penyakit jantung) secara langsung berhubungan dengan tekanan darah tinggi, hipertensi terutama sistolik. Semakin tinggi tekanan darah Anda, semakin tinggi risiko . Untuk terhindar dan menurunkan resiko terkena serangan jantung dan stroke maka kontrolah hipertensi atau tekanan darah kamu. Klik Baca Selengkapnya...





